Asupan lauk yang sehat sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh. Ikan laut mengandung zat gizi penting, seperti asam lemak omega-3, protein, vitamin D, vitamin B12, niasin, fosfor, zat besi, dan yodium. American Heart Association (AHA) menganjurkan untuk mengonsumsi setidaknya 3,5 gram ikan per porsi yang pengolahannya tanpa digoreng. Supaya memperoleh manfaat lebih optimal, Sahabat Sehat bisa mengonsumsi ikan sebanyak 2-3 kali dalam satu minggu.

Ikan Laut Bergizi Tinggi
Penduduk Indonesia banyak yang lebih memilih mengonsumsi daging ayam dan sapi sebagai sumber protein dibandingkan makan ikan. Akan tetapi, tahukah kamu jika zat gizi dalam ikan laut sangat dibutuhkan tubuh? Inilah beragam ikan laut bergizi tinggi yang rasanya lezat.
Sarden
Apakah kamu suka sarden? Ikan yang sering diolah dalam kemasaan kaleng ini ternyata berasal mengandung gizi yang tinggi dan bisa diolah menjadi berbagai makanan lezat. Mengutip dari laman Dinas Kesehatan Kota Banjar, 100 gram ikan sarden mengandung sebanyak 25 gram protein dan 505 gram natrium yang menjaga kesehatan jantung. Ikan sarden juga merupakan sumber DHA dan EPA yaitu berupa 740 mg DHA dan 450 mg EPA dalam 100 gram. Dengan kandungan 382 mg kalsium dalam 100 gramnya, ikan sarden mampu mengurangi risiko osteoporosis.

Bandeng
Meskipun terkenal dengan duri banyak yang membuatnya lebih sulit dikonsumsi, ternyata ikan bandeng sangat kaya akan kandungan zat gizi. Oleh karena itu, bandeng sering diolah menjadi bandeng presto yang membuat durinya lunak, sehingga bisa dikonsumsi. Hal ini membuatmu lebih mudah mengonsumsinya. Menurut Prof. Ahmad Sulaeman, Ahli Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB), 100 gram bandeng mengandung sebanyak 17.1 gram protein. Kandungan omega-3 di dalamnya juga sangat berguna untuk meningkatkan kecerdasan otak.
Salmon
Salmon adalah ikan laut bergizi tinggi yang sangat baik untuk kesehatan, serta pertumbuhan dan perkembangan anak. Semua jenis salmon mengandung asam lemak omega-3 yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. Salmon juga merupakan sumber vitamin D dan kalsium yang baik dalam menunjang kesehatan tulang. Kandungan selenium di dalamnya juga mendukung metabolisme tubuh. Vitamin B12 yang terkandung di dalam salmon juga sangat baik untuk kesehatan otak dan tubuh.
Dilansir dari laman Hello Sehat, ikan salmon yang ditangkap secara liar jauh lebih sehat jika dibandingkan salmon yang dibudidayakan sendiri. Salmon di lautan bebas mengandung lebih banyak omega-3 dan vitamin serta mempunyai lebih sedikit lemak jenuh.
Selain yang sudah disebutkan di atas, Sahabat Sehat juga bisa memilih ikan kembung dan tuna yang punya kandungan gizi ngga kalah tinggi. Mengonsumsi ikan sesuai porsi bisa menurunkan risiko asma, penyakit autoimun, penyakit jantung, dan Alzheimer. Selain berkaitan dengan fisik, makan ikan juga bermanfaat bagi kesehatan mental yaitu menurunkan risiko depresi. Hal tersebut karena omega-3 berperan mengurangi peradangan pada sistem saraf yang menyebabkan depresi atau stres kronis.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
