Yuk, Ketahui Tips Berpuasa bagi Ibu Hamil!

Halo Teman Sehat! Kali ini kita akan membahas salah satu topik menarik yaitu tentang berpuasa bagi ibu hamil, penasaran? Pada dasarnya, ngga menutup kemungkinan bagi seorang ibu hamil untuk menjalankan ibadah puasa tanpa mengganggu kesehatan si ibu maupun janin.

Tahukah kamu? Walaupun ibu hamil memiliki kelonggaran untuk tidak berpuasa, pada dasarnya ibadah ini masih bisa dilakukan jika kondisi tubuh ibu, kandungan, dan janin yang dikandung sehat. Jika ibu hamil memiliki berat badan yang normal, gaya hidup yang baik, serta memperoleh nutrisi yang cukup, maka berpuasa tidak akan banyak berpengaruh terhadap janin, karena tubuh ibu hamil tetap bisa memenuhi nutrisi yang dibutuhkan janinnya.

Karena kehamilan merupakan suatu kondisi yang spesial, maka dibutuhkan tips & trick khusus dalam menjalankan ibadah puasa bagi ibu hamil. Yuk, cari tahu!

1. Penuhi asupan kalori

Penambahan berat badan secara berkala merupakan salah satu poin penting saat kehamilan. Selama kehamilan, si ibu memiliki kebutuhan gizi dan kalori yang berbeda di setiap trisemesternya. Wanita dengar barat badan normal membutuhkan tambahkan kalori sebesar 300 kkal di trimester II&III. Jumlah total kalori yang harus diasup ibu hamil berkisar 2000-2500 kkal/hari.

2. Konsumsi makanan sumber zat besi, asam folat, dan kalsium

Ibu hamil yang menjalankan ibadah puasa harus memenuhi asupan nutrisi yang terdiri dari zat besi, asam folat, dan kalsium. Hampir 50 persen ibu hamil mengalami anemia dan beresiko mengalami perdarahan oleh karena itu asupan zat besi sangatlah penting. Asupan asam folat juga harus diperhatikan untuk menghindari risiko anak lahir dengan kondisi cacat. Selain itu, ibu hamil memerlukan asupan kalsium untuk pertumbuhan  dan perkembangan janin. Teman Sehat bisa cek seputar gizi ibu hamil di sini!

3. Hindari stres selama berpuasa

Ibu hamil perlu tetap tenang dan hindari stres selama berpuasa. Perlu diketahui bahwa ibu hamil yang berpuasa memiliki hormon stres (hormon kortisol) yang lebih tinggi dan dapat berefek buruk terhadap kesehatannya dan janinnya.

4. Batasi konsumsi yang manis-manis

Batasi makanan yang manis karena dapat membuat kadar gula darah naik dan turun dengan cepat. Perubahan kadar gula darah yang terlalu cepat dapat menyebabkan lemas dan pusing.

5. Cukupi kebutuhan cairan tubuh

Tetap cukupi kebutuhan air minum per hari, yaitu sekitar 1,5-2 liter masing-masing pada saat sahur dan berbuka. Hindari minum minuman berkafein, seperti teh dan kopi, karena berisiko menyebabkan dehidrasi.

6. Tetap waspada terhadap kondisi kesehatan

Ibu hamil yang berpuasa perlu mewaspadai gejala dari kondisi yang mungkin membahayakan janin, seperti pusing, demam, muntah, lemas, lelah, bibir kering, atau merasa sangat haus. Berbagai gejala tersebut dapat menandakan ibu hamil mengalami dehidrasi. Selain itu, waspadai juga jika terdapat penurunan berat badan pada ibu hamil yang berpuasa, berkurangnya gerakan janin dalam kandungan, serta rasa nyeri pada perut seperti kontraksi. Jika mengalaminya, ibu hamil perlu segera memeriksakan diri ke rumah sakit.

Teman Sehat, itulah tips-tips yang dapat dilakukan selama berpuasa bagi ibu hamil. Jika kamu punya pengalaman terkait topik ini, boleh banget di share dengan mengisi kolom komentar di bawah ini!

Editor & proofreader: Fhadilla Amelia, S.Gz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *